SASTRO JENDRO HAYU-NING-RAT
Posted by Parikesit on : May 28 2011
Mungkin nama ini telah banyak sekali di kenal oleh banyak pencari ke-sejati-an jiwa. Banyak pula cerita yang beredar tentang begawan wisrawa dan dewi sukesi dalam mencari kesejaian diri. Yang hidup di alam materi ini. Dimana sebuah cahaya suci, terbungkus oleh materi bumi. Konsep pelepasan “ aku “ dalam berhadapan dengan kekuatan alam semesta merupakan cirri khas cerita ini.
Cerita yang beralur mendayu dayu…dan menggiring pembaca untuk menyimak dan memahami jauh ke dalam lubuk jiwa yang selalu merana dan hampa dalam mencari tirto perwito sari kehidupan. Dahaga sang batin dalam mencari jejak sang penguasa alam semesta. Yang di gambarkan oleh rahwana dalam cerita si rama dan sinta, yang digambarkan dewi sukesi dalam cerita sastro jendro hayu ningrat dan cerita yang di perdalam lagi dalam konsep cerita mahabarata.
Seperti yang telah ada. Saya mencoba untuk mengajak anda masuk jauh ke dalam lubuk hati yang paling dalam. Mungkin lebih di kenal dgn al-qolb…tingkatan batiniah yang terdalam. Mungkin juga ada yang menyebut sang kudus. Kalau saya lebih senang mengatakan nurani. Kelembutan cahaya sang penguasa alam yang dititipkan ke manusia untuk mengendalikan sang materi bumi. Tubuh.
Konsep sastro jendro sendiri banyak sekali yang sudah memahami. Dalam hal ini saya ingin mengungkap sedikit yang saya ketahui. Dan mungkin berbeda. Akan tetapi tujuan tetap sama. aku adalah sang utusan. Siapakah aku. Adalah pertanyaan terbesar manusia. Bahkan salah seorang filsuf mengatakan. Kenalilah dirimu sendiri baru kamu akan mengenali tuhanmu.
Saya mencoba berkaca dari sisi. Aku tidak terbuat dari tanah liat. TAPI. Aku terbuat dari cahaya. Cahaya yang dititipkan oleh sang penguasa alam untuk mempelajari apa yang ada di bumi dan menjadikan itu rahmat bagi alam semesta. Bukan menjadi laknat bagi alam semesta.
Konsep sastro jendro sendiri lebih mengutamakan bahwa tiap semua makhluk yang ada di muka bumi ini adalah bagian dari. INTISARI KEHIDUPAN. Tuhan. Bagian. Karena itu kita mewarisi kebaikan dan kejahatan karena kita bertubuh kasar sekaligus halus. Yaitu ruh dan tubuh.
Untuk konsep mengapa kita terbuat dari cahaya. Atau electron. Itu mungkin 50 atau 100 tahun lagi akan terungkap oleh pengetahuan. Akan tetapi. Konsep jawa kuno telah melampui hal itu. Boleh percaya atau tidak. Titik balik ilmupengetahuan. Akan berkiblat ke timur. Karena tingkat kerusakan yang ada dapat mengganggu keharmonisan gerak alam semesta. Untuk itulah rasanya wajib bagi kita semua untuk mempelajari apa itu sastro jendro dan teknologi sabot jendro atau teknologi antar dimensi. Benarkah kita sendirian di alam semesta ini ?…pertanyaan itu akan terungkap oleh teknologi abad 22, bukankah baru baru ini ada planet yang menyerupai bumi meski jaraknya trilyunan tahun cahaya….????
Benarkah tuhan hanya menciptakan 1 planet khusus untuk manusia yang menyembahnya ? apa sebenarnya yang ada do balik ini semua ? skenario apa yang ada di alam semesta ? benarkah tuhan itu ada ? dalam wujud ruh atau teknologi ?
Pertanyaan itu akan segera terjawab………..
Leave a Comment