<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Jowo Dwipo</title>
	<atom:link href="http://jowodwipo.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://jowodwipo.com</link>
	<description>New World With New Technologies and Life Expectancy with Ancient Java Technology</description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Jun 2011 09:34:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Cangkriman</title>
		<link>http://jowodwipo.com/mpu-modo/cangkriman.html</link>
		<comments>http://jowodwipo.com/mpu-modo/cangkriman.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Jun 2011 09:07:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cangkriman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jowodwipo.com/?p=85</guid>
		<description><![CDATA[cangkriman]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>cangkriman</p>
<div id="crp_related"> </div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jowodwipo.com/mpu-modo/cangkriman.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SASTRO JENDRO HAYU-NING-RAT</title>
		<link>http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html</link>
		<comments>http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 13:21:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Padepokan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jowodwipo.com/?p=77</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin nama ini telah banyak sekali di kenal oleh banyak pencari ke-sejati-an jiwa. Banyak pula cerita yang beredar tentang begawan wisrawa dan dewi sukesi dalam mencari kesejaian diri. Yang hidup di alam materi ini. Dimana sebuah cahaya suci, terbungkus oleh materi bumi. Konsep pelepasan “ aku “ dalam berhadapan dengan kekuatan alam semesta merupakan cirri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin nama ini telah banyak sekali di kenal oleh banyak pencari ke-sejati-an jiwa. Banyak pula cerita yang beredar tentang begawan wisrawa dan dewi sukesi dalam mencari kesejaian diri. Yang hidup di alam materi ini. Dimana sebuah cahaya suci, terbungkus oleh materi bumi. Konsep pelepasan “ aku “ dalam berhadapan dengan kekuatan alam semesta merupakan cirri khas cerita ini.</p>
<p>Cerita yang beralur mendayu dayu…dan menggiring pembaca untuk menyimak dan memahami jauh ke dalam lubuk jiwa yang selalu merana dan hampa dalam mencari tirto perwito sari kehidupan. Dahaga sang batin dalam mencari jejak sang penguasa alam semesta. Yang di gambarkan oleh rahwana dalam cerita si rama dan sinta, yang digambarkan dewi sukesi dalam cerita sastro jendro hayu ningrat dan cerita yang di perdalam lagi dalam konsep cerita mahabarata.</p>
<p>Seperti yang telah ada. Saya mencoba untuk mengajak anda masuk jauh ke dalam lubuk hati yang paling dalam. Mungkin lebih di kenal dgn al-qolb…tingkatan batiniah yang terdalam. Mungkin juga ada yang menyebut sang kudus. Kalau saya lebih senang mengatakan nurani. Kelembutan cahaya sang penguasa alam yang dititipkan ke manusia untuk mengendalikan sang materi bumi. Tubuh.</p>
<p>Konsep sastro jendro sendiri banyak sekali yang sudah memahami. Dalam hal ini saya ingin mengungkap sedikit yang saya ketahui. Dan mungkin berbeda. Akan tetapi tujuan tetap sama. aku adalah sang utusan. Siapakah aku. Adalah pertanyaan terbesar manusia. Bahkan salah seorang filsuf mengatakan. Kenalilah dirimu sendiri baru kamu akan mengenali tuhanmu.</p>
<p>Saya mencoba berkaca dari sisi. Aku tidak terbuat dari tanah liat. TAPI. Aku terbuat dari cahaya. Cahaya yang dititipkan oleh sang penguasa alam untuk mempelajari apa yang ada di bumi dan menjadikan itu rahmat bagi alam semesta. Bukan menjadi laknat bagi alam semesta.</p>
<p>Konsep sastro jendro sendiri lebih mengutamakan bahwa tiap semua makhluk yang ada di muka bumi ini adalah bagian dari. INTISARI KEHIDUPAN. Tuhan. Bagian. Karena itu kita mewarisi kebaikan dan kejahatan karena kita bertubuh kasar sekaligus halus. Yaitu ruh dan tubuh.</p>
<p>Untuk konsep mengapa kita terbuat dari cahaya. Atau electron. Itu mungkin 50 atau 100 tahun lagi akan terungkap oleh pengetahuan. Akan tetapi. Konsep jawa kuno telah melampui hal itu. Boleh percaya atau tidak. Titik balik ilmupengetahuan. Akan berkiblat ke timur. Karena tingkat kerusakan yang ada dapat mengganggu keharmonisan gerak alam semesta. Untuk itulah rasanya wajib bagi kita semua untuk mempelajari apa itu sastro jendro dan teknologi sabot jendro atau teknologi antar dimensi. Benarkah kita sendirian di alam semesta ini ?&#8230;pertanyaan itu akan terungkap oleh teknologi abad 22, bukankah baru baru ini ada planet yang menyerupai bumi meski jaraknya trilyunan tahun cahaya….????</p>
<p>Benarkah tuhan hanya menciptakan 1 planet khusus untuk manusia yang menyembahnya ?  apa sebenarnya yang ada do balik ini semua ? skenario apa yang ada di alam semesta ? benarkah tuhan itu ada ? dalam wujud ruh atau teknologi ?</p>
<p>Pertanyaan itu akan segera terjawab………..</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html" rel="bookmark" class="crp_title">Teknologi HO</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jowo Dwipo</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html" rel="bookmark" class="crp_title">Sabto Jendro</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jitab Sroyo</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknologi HO</title>
		<link>http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html</link>
		<comments>http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 09 Mar 2011 02:44:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastro Jendro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jowodwipo.com/?p=61</guid>
		<description><![CDATA[Teknologi HO dalam Honocoroko merupakan asal mula teknologi dibuat. wung.  ing roso indro paningalan jalmo ing onone rakaton ono opo nanging ing roso indrolouko jalmo angen angen lan udi roso oso noto indrolouko paningalan ono ing ho ono opo ono. Wung yang berarti kosong atau gerak alam yang konstan memuat semua unsur kehidudan dan awal [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teknologi HO dalam Honocoroko merupakan asal mula teknologi dibuat. <em><strong>wung.  ing roso indro paningalan jalmo ing onone rakaton ono opo nanging ing roso</strong></em><strong> indrolouko jalmo angen angen lan udi roso oso noto indrolouko paningalan ono ing ho ono opo ono. W</strong>ung yang berarti kosong atau gerak alam yang konstan memuat semua unsur kehidudan dan awal mula terjadinya kehidupan. Pada saat mata kita melihat ruang yang kosong, yang ada hanyalah hamparan ruang kosong yang kita bentuk melalui DVID bagian belakang otak.</p>
<p>Demikian juga dengan mata batin. Kita hanya ingin melihat sesuatu yang ingin kita lihat. HO yang terbentuk dari konstanta Plus sama dengan minus menjadikan ( <strong>.</strong> ) / molekul. Atau tertulis ( H ) O ) . Molekul yang di tuju oleh konstanta + = Minus . Demi penyeimbangan penciptaan. Sehingga dunia ini dibuat. Dalam HO ada yang namanya semua unsur kehidupan. Cara kita melihat pun berbeda dengan cara kita melihat unsur materi. Cara pandang tersebut lebih disukai oleh para pelaku meditasi / Yoga atau yang sejenisnya. Transfer pengetahuan Alam Semesta kepada para pelaku di dunia ini melalui penyamaan frekwensi. <span style="color: #ffff00;"><em>Sinau Tan MO guru</em></span>. Belajarlah pada guru yang tidak kasat mata.</p>
<p>Konsep Dunia yang ada terbentuk dari teori Big bank. Akan tetapi Bangsa Atlantis punya pandangan tersendiri tentang teori penciptaan berdasarkan <em><span style="color: #ffff00;">Kitab Suci Cinde Sengkolo</span></em>. Cara para Pelaku ini bergaul dalam kehidupan pun tergolong sangat bersahaya.  Teori Elektro, Proton dan Neutron dalam penciptaan alam semesta menduduki porsi pertama dalam Khasanah jawa. Materi, Anti materi dan Im-materi. Telah lama sekali dikenal oleh bangasa jawa. Akan tetapi hanya bersifat pelajaran batin.</p>
<p>Konsep Ho dalam Sabtho jendro lebih merupakan pelajaran untuk survive di dunia ini. <em>Alas gung liwang liwung</em> yang merupakan sifat alam semesta perlu disikapi dengan baik. Dengan Konsep <em>alam akan menata dirinya sendiri</em>. Renaisance. Mungkin bahasa manusia tidak akan sampai pada bahasa partikel. Itulah kenapa budaya leluhur sangat menjunjung tinggi ZAT HIDUP pembentuk alam semesta. Bahkan Batu pun hidup. Karena mereka memiliki Zat hidup. Partikel.</p>
<p>Dengan Konsep ALIF-LAM-MIM yang disadur dari Ing ngarso sung tulodho, ing Madyo mangun karso, Tut wuri handayani merupakan pecahan dari serat <em>WARINGIN SUNGSANG</em>. Dimana seharusnya manusia hidup, harus menghormati yang hidup. <span style="color: #ffff00;">adakah disekitar kita yang mati</span>. hanya berubah proses. dari proses besar ke proses kecil. Bahasa mati sebagian manusia adalah untuk menghentikan proses pemikiran. dari yang nampak menuju ke yang tidak tampak. Bukankah sebelumnya ANA-SIR. Wujudku adalah Rahasia. Dari kerahasiaan itulah bagi mereka para pesuluk / pesalik dalam konteks islam ingin menjangkau ranah ketuhanan. Ingin berjumpa dengan SANG.</p>
<p>Buta aksara yang melanda dunia menjadikan manusia mengekploitasi semua yang ada di dunia. Bukan buta huruf tidak bisa baca tulisan akan tetapi buta aksara. Mereka tidak mampu dan tidak mengenal aksara yang tersirat di alam semesta. Itulah yang menjadikan pesan terakhir Nabi umat islam dengan konsep Madani. Bila kita mampu membaca dan menulis dengan baik. membaca yang tersirat dan Menuliskannya dalam kehidupan kita sehari hari. Konsep HO dalam dunia jawa adalah perwujudan dari angan angan. Bukan sekedar mimpi atau membual.</p>
<p>Contoh simpel seperti ( a ) : senyawanya cahaya cahaya yang bersenyawa. merupakan bedahan dari teknologi yang telah jauh berkembang pesat. sebelum peradaban yang dikenal oleh manusia zaman sekarang. Pasti kita semua paham. kita adalah bagian dari alam semesta. yang mengaku berbudaya. Budi dan daya. Kekuatan kelembutan yang menjadikan sebuah gerak alam semesta. Kenapa hanya mereka yang mampu mengatur frekwensi dirinya selembut mungkin yang mampu bergabung dalam desah nafas alam. Penyembuhan alami dan herbal merupakan Zat hidup yang bersifat Budi / baik.</p>
<p>Contoh contoh simpel tersebut merupakan contoh teknologi yang telah di kenal dengan baik oleh bangsa Aria, Pasukan Brawijaya I. Dengan teknologi tersebut kita dikenal sebagai lumbung pangan dunia. Dan tentunya sudah saatnya kita belajar lagi untuk menyongsong VOC II. Dengan perdagangan Rempah rempahnya. Untuk itulah dibangkitkan lagi JAWA yang sesungguhnya dengan pembuatan pangan yang baik demi pola pikir dan hati yang baik. <em><span style="color: #ffff00;">You are what You Ea</span><span style="color: #ffff00;">t</span></em>. Hati, Pikiran, Perasaan dan Perilaku sangat tergantung dari apa yang kita masukkan lewat mulut. Dengan pembenahan melalui makanan yang sehat maka dunia dan seisinya akan terjaga. Sehigga fungsi manusia sebagai Penjaga di Muka bumi dapat berfungsi dengan sempurna.</p>
<p>Dengan Pergeseran matahari pada 9 &#8211; 9- 1999 telah memasuki babak bari masehi. Pergeseran matahari untuk mencari jalur baru. Akan mengurangi jumlah penduduk 30% di seluruh dunia. Belum lagi ulah pergeseran matahari tersebut akan mengakibatkan aktifnya bakteri dan virus di masa lalu. sehingga akan banyak sekali penyakit akibat dari anomali iklim tersebut. saat ini mungkin bencana alam. Nanti Penyakit yang dominsn. Tahukah anda kenapa herbal langsung lebih baik. Karena Bakteri dan Virus selalu terupdate sehingga tubuh pun selalu mengupdate bakteri maupun virus. Bukankah Tubuh kita terdiri dari keseimbangan bakteri dan Virus&#8230;&#8230;&#8230;.see you&#8230;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html" rel="bookmark" class="crp_title">Sabto Jendro</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jowo Dwipo</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html" rel="bookmark" class="crp_title">SASTRO JENDRO HAYU-NING-RAT</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jitab Sroyo</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sabto Jendro</title>
		<link>http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html</link>
		<comments>http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 09:57:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sastro Jendro]]></category>
		<category><![CDATA[sabto jendro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jowodwipo.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Sabto Jendro Hayuningrat merupakan aplikasi nyata dari Sastro Jendro hayuningrat. Sabto Jendro sendiri merupakan aplikasi nyata dalam kehidupan sehari hari. Dalam bentuk teknologi untuk Kemampuan Bertahan. Kerusakan alam yang merupakan kerusakan manusia dengan mimpinya. Merupakan kelemahan Janji manusia terhadap sang Hayu. Dan kerusakan yang diakibatkan juga. Akibat dari &#8220; cidro &#8221; nya manusia terhadap janjinya.a. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #ffffff;">Sabto Jendro Hayuningrat<strong> </strong>merupakan  aplikasi nyata dari Sastro Jendro hayuningrat. Sabto Jendro sendiri  merupakan aplikasi nyata dalam kehidupan sehari hari. Dalam bentuk  teknologi untuk Kemampuan Bertahan. Kerusakan alam yang merupakan  kerusakan manusia dengan mimpinya. Merupakan kelemahan Janji manusia  terhadap sang Hayu. Dan kerusakan yang diakibatkan juga. Akibat dari &#8220;<strong> <em>cidro</em></strong> &#8221; nya manusia terhadap janjinya.a.</span></p>
<p><span style="color: #ffffff;">Keselarasan  Hidup alam semesta. Yang merupakan Tempat kita berada. Dan merupakan  Pembentuk manusia melalui Gen Alam. Menjadikan manusia yang tercipta  seperti yang dinginkan. Tergantung dimana mereka berada. Dan meminta  secara berpasangan. Keselarasan <em>&#8221; <strong>Jagad cilik</strong> &#8220;</em> yang merupakan miniatur alam semesta dalam diri manusia. <em><strong>&#8221; Jagad Ageng</strong></em></span> &#8221; yang merupakan penyokong kehidupan, merupakan sebab akibat dari sebuah tindakan.</p>
<p><span style="color: #ffffff;">Teknologi Alam semesta yang tertulis dalam &#8221; <strong><em>Cinde sengkolo</em></strong> &#8221; dan hanya segelintir manusia yang mampu untuk membuka dan membaca <strong><em>&#8221; buku zaman</em></strong> &#8221; itu. Merupakan buku sejak Alam semesta terbentuk dan merupakan <strong><em>Causa Prima</em></strong> dari semua Kejadian. Semua boleh menyebut apa saja tentang ini.  Tergantung Keyakinan dan kemampuan menela&#8217;ah dan mempelajari apa yang di  yakini. Sehingga tidak buta akan apa yang diyakininya. Keyakinan yang  buta akan mengakibatkan kerusakan dimana mana. <strong>Itulah Jalan yang Satu</strong>.</span></p>
<p><span style="color: #ffffff;">Saling  terkaitnya semua hal dalam kehidupan. Merupakan bentuk Agung dari Karya  Indah sang maestro Kehidupan. Mempelajari semuanya yang ada merupakan  fitrah pikiran manusia. Menjalankan semua yang dianggap baik dan buruk.  Merupakan testimoni kehidupan. Salah dan Benar merupakan rangkaian nyata  kehidupan. Terlalu baik menjadi buruk dan keburukan adalah awal dari  kebaikan. Dikotomi pandangan itulah yng dimanfaatkan para penjual  keyakinan. Tapi itulah yang <strong><em>harus</em></strong> terjadi di Zaman Gumyo Galungan. Sejak 1499.</span></p>
<p><span style="color: #ffffff;">Keselarasan  Sastro Jendro dan Sabto Jendro merupakan hasil karya nyata Pikiran dan  perasaan yang terwujud dalam kemampuan. JOYOBOYO. Berjaya saat kondisi  susah. Rangkaian kehidupan dan kemampuan kehidupan inilah yang  menjadikan para ciptaan tahu. Siapakah Sang Pencipta yang sebenarnya.  Utusan untuk menjaga warisan. Sehingga sang Hayu tetap dikenal dan  dikenang. Sehingga Sang ciptaan tetap merendah dan dunia tetap  terarah&#8230;Rahayu&#8230;</span></p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html" rel="bookmark" class="crp_title">Teknologi HO</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jowo Dwipo</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jitab Sroyo</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html" rel="bookmark" class="crp_title">SASTRO JENDRO HAYU-NING-RAT</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jitab Sroyo</title>
		<link>http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html</link>
		<comments>http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 03 Mar 2011 09:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Padepokan]]></category>
		<category><![CDATA[jitab sroyo]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jowodwipo.com/?p=52</guid>
		<description><![CDATA[NARA SABHA HYANG WEKKAS ING SUKHA byar padhangė wanci roino ononė mlakunė jaman sungendiko mring siro wong moco tulisan tulis ”serat ” romoyono moho barotoyudda atau yang terkenal orang menyebut jongko joyoboyo yang ditulis pada tahun 1401 masëhi oleh prabu romo kudhomerto bergelar prabu romo browijoyo ( III)  berdasarkan prasaati tahun 1411 masëhi yang dimaksud [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><strong>NARA SABHA</strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><em>HYANG WEKKAS ING SUKHA</em></strong></p>
<p>byar padhangė wanci roino ononė mlakunė jaman sungendiko mring siro wong moco tulisan tulis ”<strong><em>serat ” </em></strong>romoyono  moho barotoyudda atau yang terkenal orang menyebut jongko joyoboyo yang  ditulis pada tahun 1401 masëhi oleh prabu romo kudhomerto bergelar  prabu romo browijoyo ( III)  berdasarkan prasaati tahun 1411 masëhi yang  dimaksud oleh <strong><em>( mendirikan candhi jawi )</em></strong> di pandaan jawa timur bahwa jaman dimana adanya <strong><em>paregreg mojopait </em></strong>dimulainya silem kerto ing bhumi tahun 1498 masëhi atau <strong><em>”pra pancasila”.</em></strong></p>
<p>Adanya jaman gumyogalungan titi ( 0 ) tanggal 9 bulan 9 tahun 1999 masëhi yang ditandai adanya <strong><em>”m</em></strong><strong><em>ë</em></strong><strong><em>sl</em></strong><strong><em>ë</em></strong><strong><em>k&#8217;</em></strong><strong><em>ė</em></strong><strong><em>”</em></strong> mlakunė rembulan / roino pada tanggal 1 sëptëmber 2000 bertepatan  dengan nanggal 1, tahun soko 1933 jatuh hari jum&#8217;at kliwon bahwa mlakunė  rembulan / roino tidak stabil sampai dengan adanya bergësërnya tahun  soko tersebut kembali menurut gbyar roino setelah 201 tahun terjadinya  bhumi yaitu bertepatan dengan nanggal 15 seloso paing tanggal 12 bulan  12 tahun 2000 masëhi bertepatan menjadi tahun souko atau asyoukkha  tanggal 01 bulan 01 tahun 001 maka perlulah kita semua mengetahui atau  membacanya yang dimaksud oleh prabu romo kudhomerto bergelar prabu romo  browijoyo   ( III ) “ Nyerat “ pararaton dimaksud pada tahun 2001  ditulis kembali oleh mpu modo;</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html" rel="bookmark" class="crp_title">Sabto Jendro</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html" rel="bookmark" class="crp_title">Teknologi HO</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html" rel="bookmark" class="crp_title">SASTRO JENDRO HAYU-NING-RAT</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jowo Dwipo</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jowo Dwipo</title>
		<link>http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html</link>
		<comments>http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Feb 2011 07:01:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Parikesit</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sabto Jendro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://jowodwipo.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Bumi Timur Jauh demikian dulu dikenalnya. Jawa zaman dahulu lebih dikenal dengan pluralitasnya. berbagai macam aliran menyatu dan hidup bersama dengan baik. gotong royong, sangat pengertian, pemurah, tepo sliro dan banyak sekali kebiasaan yang sangat baik. Berbagai Suku bangsa tinggal dan menyatu dengan budaya tempat dimana dia tinggal. Masyarakat dengan konsep tubuh sempurna. Teramat banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bumi Timur Jauh demikian dulu dikenalnya. Jawa zaman dahulu lebih  dikenal dengan pluralitasnya. berbagai macam aliran menyatu dan hidup  bersama dengan baik. gotong royong, sangat pengertian, pemurah, tepo  sliro dan banyak sekali kebiasaan yang sangat baik. Berbagai Suku bangsa  tinggal dan menyatu dengan budaya tempat dimana dia tinggal. Masyarakat  dengan konsep tubuh sempurna. Teramat banyak sekali budaya budaya yang  hanya dikenal oleh kaum bangsawan di antaranya sastro jendro. Sastro  Jendro yang dikenal dengan ungkapan ungkapan dan sanepan sanepan, hanya  dimengerti oleh kalangan tertentu sebagi wujud dari kasta kasta yanga  ada. Ajaran dan  hikmah yang terkunci dalam kata dan syair yang  merupakan jalinan petuah yang hanya dimengerti dan dipahami oleh anak  cucu orang JAWA saat itu hanya kalangan tertentu. Jawa bukan Berarti  bangsa dan Negara Jawa. Akan tetapi jawa lebih bisa dikatakan adalah  Orang yang mengerti dan memahami kehidupan di dua dimensi  sehingga bisa  berperilaku layaknya alam semesta berperilaku. Jadi tidak terbatas  hanya Orang Jawa yang tinggal di Jawa. Keluasan pengetahuan itu yang  kemudian di golongkan dalam dua budaya. Sastro Jendro adalah bagaimana  kita membaca alam semesta. sedangkan Sabto Jendro adalah pelajaran  tentang teknologi. dua dimensi. Materi dan Immateri. Anti Materi mungkin  bisa dibahas lebih lanjut. Ungkapandan  idiom pun ternyata merupakan  suatu peninggalan yang merupakan cikal bakal kembalinya jawa sebagai  mercu suar dunia. Dengan Sabto Jendro yang merupakan Teknologi  Pengendalian Alam merupakan lanjutan dari pelajarann Sastro Jendro.  Pengolahan batin dan perilaku terus berlanjut pada karya nyata selama  hidup didunia. Konsep MANUNGGALING GUSTI KELAWAN GUSTI ternyata bukan  ucapan dan sekedar cerita menjelang tidur, Akan tetapi lebih merupakan  pelajaran dari sang maha kuasa untuk manusia tersebut dan diharapkan  mampu mengelola semua yang ada di muka bumi untuk semua makhluk yang  berbiak dengan pecah sel maupun yang tidak.Sehingga Pesan sang Kuasa  Kepada manusia untuk sang cucu  agar juga melihat kebesaran dari suratan  tangan tuhan didunia. Dan diharapkan digunakan dengan bijaksana bukan  dengan semena mena dan rakus&#8230;&#8230;.Rahayu&#8230;..</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/teknologi-ho.html" rel="bookmark" class="crp_title">Teknologi HO</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sastro-jendro-hayu-ning-rat.html" rel="bookmark" class="crp_title">SASTRO JENDRO HAYU-NING-RAT</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/sabto-jendro-2.html" rel="bookmark" class="crp_title">Sabto Jendro</a></li><li><a href="http://jowodwipo.com/mpu-modo/jitab-sroyo.html" rel="bookmark" class="crp_title">Jitab Sroyo</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://jowodwipo.com/mpu-modo/jowo-dwipo.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

